“Writing is Life?”

"Writing is life?"

Menulis tentu merupakan hal yang sangat lumrah dalam kehidupan kita. Sejak dini kita belajar menulis hingga akhirnya mampu menuangkan sesuatu dalam tulisan. Apa sebenarnya menulis itu? secara umum menulis adalah salah satu pengungkapan psikologis akan sesuatu yang dituangkan dalam sebuah media. Penuangan ini melewati beberapa tahap yang mungkin kebanyakan orang menganggap sepele. Dalam menulis hal yang perlu kita pertimbangkan adalah topik atau hal apa yang akan kita tuliskan. Oleh karena itu carilah masalah sebanyak-banyaknya dari sekitar kita, masalah disini adalah hal-hal yang menarik minat kita dan mampu menggerakkan kita untuk berbuat sesuatu. Kita memerlukan objek dalam menulis, objek tulisan itu bermacam-macam dan tentunya dapat kita temukan kapan saja dan dimana saja. Kemudian hal yang perlu diperhatikan adalah “untuk apa kita menulis?” Menulis seringkali digunakan sebagai bentuk aktualisasi diri penulis. Melalui tulisan, corak, karakter, dan watak penulis secara tidak langsung akan tergambar.

Teringat akan perkataan seorang dosen saya, “Writing is Life?” sejenak terlalu sederhana bagi saya untuk bisa menyerapnya begitu saja. Menurut saya menulis lebih dari itu, ada hal-hal istimewa yang bisa kita ciptakan melalui tulisan, bagaimana kita memahami keadaan dan selalu mendokumentasikannya melalui coretan pena yang mungkin suatu saat akan berguna bagi kita. Salah seorang teman saya pernah berkata, “menulis itu ribet, ngeluarin ide tuh sulit banget”, dalam hati saya bertanya, “sesulit itukah?”

Langkah mudah menulis adalah biarkan apa yang ada dalam benak kita mengalir begitu saja. Di sekitar kita secara tidak kita sadari banyak hal-hal sepele yang justru merupakan ide cemerlang yang bisa kita tuangkan dalam tulisan. Kepekaan kita sebagai penulis sangat membantu hal ini. Bagaimana kita mengarahkan ide itu dan kemudian menuangkannya. “Apakah menulis perlu emosi?” tentu saja, menulis dan emosi bagaikan perahu dengan layarnya. Emosi penulis sangat berperan dalam kekuatan karakter tulisan yang ia bangun nantinya. Memang memulai tentu lebih sulit jika kita hanya terdiam saja. Mari budayakan menulis.  So,”Writing is Life?” It’s More…

Prasasta Adi Putra 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s