Rekayasa Waktu

Dear Reader, Senang sekali bisa kembali kedunia blogers, ditengah waktu day break yang cukup singkat, sekitar 30 menit, saya akan bercerita tentang pengalaman saya hari ini terutama mengenai “rekayasa waktu”. Masih penasaran ? Ok teruskan membaca.

Beberapa hari yang lalu saya meminjam sebuah buku yang (katanya) fenomenal, “Unlimited Wealth” karya Bong Chandra, ini adalah buku pertamanya. Siapa dia ? Pemuda yang kira-kira 4-5 tahun lebih tua dari saya, namun sudah menjadi seorang Billioner diusia yang masih muda. Sementara saya ?? Ok, bukan siapa-siapa, tapi 5 tahun ke depan ?, siapa yang tahu anda yang akan membaca buku best seller karangan saya, haha.. , just kidding guys !

Jadi begini, pada chapter 1 buku ini disebutkan bahwa “Mata uang yang paling berharga adalah waktu”. Why ? Menurut Bong Chandra, Uang yang hilang bisa dicari kembali, tetapi waktu yang hilang takkan bisa dibeli kembali. Sekilas, saya datar-datar saja membacanya, hal ini sudah banyak diobral oleh motivator-motivator sekarang bukan?

Meskipun agak sedikit datar, saya tetap melanjutkan membacanya, dan saya menemukan suatu hal yang menarik bahwasanya di dunia ini ada 4 tipe manusia, Manusia yang punya waktu tapi tak punya uang, Manusia yang punya Uang tapi tak punya uang, Manusia yang tak punya waktu dan tak punya uang, dan Manusia yang punya waktu dan punya uang. Mana yang anda pilih ? Jelas Manusia yang punya waktu dan punya uang bukan ? Ya !

Jadi pada intinya yang punya kunci disini adalah “Waktu / Time”. Time is Money, sudah biasa anda dengar bukan?, “Time is diamond” adalah kata-kata dari Bong Chandra. Dalam bahasa saya, saya lebih suka menyebutnya, Time is Achievement. Masalahnya disini adalah kita sering membuang waktu yang sia-sia, misalnya sekedar “pantengin timeline twitter atau facebook”, Coba anda bayangkan seorang yang ketinggalan pesawat karena terlambat 5 menit, atau seorang dokter yang terlambat 1 detik saat melakukan operasi. Bisa anda bayangkan waktu itu sebegitu krusial dan pentingnya.

Ada beberapa tips dari buku itu yang menurut saya menarik untuk kita praktekan dalam “merekayasa waktu” agar kita semakin produktif dan bijak menggunakan waktu dalam hidup kita. Hal pertama yang dilakukan adalah list 5 kegiatan anda selama satu hari yang paling menyita waktu anda. Setelah itu delegasikan pekerjaan itu dan buatlah timeline, dan PATUHI rencana yang anda buat. Yang ketiga kumpulkan semua jam dirumah anda, dan majukan 37 menit lebih awal dari biasanya. Why ? hal ini akan memacu kita untuk bekerja lebih cepat, mengejar deadline. Lalu kenapa 37 ? kenapa tidak 30 ? setelah saya jalani selama 1 hari ini, ternyata ada kecendrungan yang lebih sulit untuk menghitung waktu sebenarnya jika jumlah menit ada pada hitungan ganjil bukan genap. Ini akan memacu kita untuk bekerja “lebih”.

Tapi kembali lagi, semua harus dilakukan dengan komitmen, dan keputusan ada ditangan kita. Semoga bermanfaat, Ingat ! We are driver in our life, not passanger ! See you on the TOP!

2 thoughts on “Rekayasa Waktu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s