Donor dan Sebuah Keikhlasan

350 cc pertama, semoga bermanfaat

11 April 2012, Terinspirasi dari gerakan Blood For Life yang mulai popular di situs jejaring social, akhirnya membawa saya berminat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Selain mendengar kisah dari Mbak Valencia M R (‏@justsilly) dan Mbak Ina Madjidhan ‏(@inagibol) secara live saat taping kick andy beberapa bulan yang lalu, motivasi untuk mendonorkan darah pun semakin kuat dalam diri saya, setelah ketika suatu saat saya ke rumah sakit daerah di kota saya dan menyaksikan kejadian yang menurut saya memprihatinkan (mungkin saya ceritakan di lain kesempatan) . Saya percaya bahwa selalu ada jalan untuk setiap keinginan baik yang ingin kita lakukan. Meskipun sempat mengalami penolakan donor dibeberapa lokasi donor darah dikarenakan karena kondisi tubuh yang kurang fit saat pengecekan donor, entah itu kadar Hb , tekanan darah, dan lainnya, akhirnya donor darah pertama saya berjalan dengan baik.

Motivasi saya sederhana, “saya ingin berbagi”. Ketika darah saya bisa membantu orang yang lebih membutuhkan, kenapa tidak ? Saya menyadari hidup selalu berputar, suatu saat kita “pasti” membutuhkan pertolongan dari orang lain, dan kita tidak bisa hidup sendiri. Akhirnya jarum suntik pun menembus lengan kanan saya, sensasinya seperti digigit semut (maklum pertama), dan 350cc liter darah golongan B pun mengalir. Saya menikmati momen itu. Ya setidaknya semakin merasakan bahwa “Dia” (Tuhan) selalu bersama kita, dan nafas ini hanya sebuah titipan dari suatu perjalanan yang panjang.

“Memberi tanpa tahu siapa yang akan menerima” adalah sederhana. Begitu juga kebahagiaan bagi saya pribadi, sangat sederhana, bahagia karena kita masih bisa memberi dan berbagi. Bahagia karena mungkin diluar sana ada saudara kita yang (mungkin) terselamatkan  atau memperoleh bantuan donor, sehingga mempercepat kesembuhan mereka.

Sejenak bercakap-cakap dengan perawat yang membantu saya donor, beliau menganjurkan agar donor secara rutin setiap 3 bulan sekali. Selain dengan motif berbagi tadi, donor darah secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan, dan mengurangi resiko terkena serangan jantung. Dikatakan menjaga kesehatan karena, secara tidak langsung kita mendapatkan layanan pengecekan kesehatan sebelum mendonorkan darah kita. Hanya ketika kondisi tubuh kita sehat dan fit, maka barulah donor itu bisa dilakukan.

Jadi sebelum donor darah, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar donor kita lancar, yaitu makan makanan yang bergizi sebelum donor, banyak minum air putih, jangan begadang apalagi demi nonton Manchester United,hehe (ini salah satu  favorit saya), dan Jaga kondisi mental dan psikologis, dalam artian jangan nervous atau grogi (bagi donor pertamaxx). Jalani dengan santai saja.

Sekian dulu deh, Semoga bermanfaat, Setetes darah itu sangat berarti untuk yang membutuhkan.

Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s