Memulai Sebuah Perubahan (Hidup)

Image

City of Hope, Batang Hari Jambi

Memulai sebuah perubahan seperti menghembuskan hawa baru untuk sesuatu yang lebih baik. Mau untuk berubah menunjukan konsistensi diri untuk terus berkembang dan menyesuaikan diri. Merujuk sejenak pada konsep Teori Darwin, yaitu spesies yang mampu bertahan adalah spesies yang mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Perubahan adalah mutlak bagi setiap proses yang terus bergulir, bak roda yang berputar, dinamisme adalah aturan main dalam setiap proses. Begitu juga tentang hidup dan kehidupan. Tak ada yang mengira kaki kecil ini menapakkan jejaknya di tanah yang menjadi atap Sumatera, Jambi.

Deru pesawat perlahan mengantarkan langkah kaki saya meninggalkan Bali, tanah kelahiran, setelah seminggu sebelumnya lagu Adhitia Sofyan “Forget Jakarta” seakan sapaan hangat bahwa sebentar lagi saya akan menjauhi hingar bingar Jakarta untuk beberapa saat. Bali Nampak semakin kecil dari udara, perjalanan baru akan segera dimulai. Perjalanan ke Jambi saya tempuh dalam 6 jam perjalanan dan transit. Biru laut telah berganti menjadi hijaunya kebun sawit, hutan tropis dan lika liku sungai berwarna kecokelatan. Penerbangan pagi itu sangat melankolis, bekal doa restu keluarga dan semangat untuk menyambut hari yang baru kian bertambah.

Image

Sultan Thaha Int Airport, Jambi

Teringat pesan sahabat, resep betah di tempat baru itu ada 3, “Cintai Alamnya, Cintai Budayanya, Cintai Penduduknya”. Dan itulah yang hampir satu bulan ini saya lakukan, mencoba mencintai keberagaman alam, budaya, dan karakter. Mencintai sebagai suatu proses pembelajaran dan adaptasi. Pelajaran yang tak saya dapatkan dibangku kuliah. Bagaimana kita bisa menghargai perbedaan, dan hidup bersama dalam toleransi. Pengalaman yang mahal dan berharga untuk diceritakan kepada anak cucu kelak, “22 Tahun dan mulai menjelajah nusantara”.

Saat menulis ini, saya teringat wajah-wajah kawan seperjuangan yang kini berada di pelosok nusantara. Kami sedang melaksanakan tugas mengawal keuangan negara. Pada awalnya beberapa diantara kami sempat bertanya-tanya tentang pertimbangan lokasi “rumah kedua” kami (baca: penempatan). “Why I’m Here right now ? Why should me? ” Manusiawi ketika hal yang menyangkut “future” sering dipertanyakan dan bahkan dicemaskan, bahkan sebelum itu dijalani secara nyata. Seperti ketakutan atau paranoid belaka anak muda tentang masa tuanya kelak.

“Berhenti Mengukur Masalah, dan Mulailah Membuat Langkah !” Terpampang di sebuah Baliho di Jalanan kota Jambi, sebuah iklan rokok berukuran jumbo, bergambar seorang laki-laki yang melangkah di jalanan yang sepi. “Sejak kapan baliho bisa bicara?”, pikir saya dalam hati. Seolah ini adalah petunjuk bagi saya, yang selalu mengukur masalah dan dalam keraguan memulai sesuatu.

Image

Batang Hari Night View,

Ya, hidup ini hanya sekali, ambil keputusan dan mulailah ikuti prosesnya. Sayang jika hidup yang singkat ini harus dilewati dengan mengukur seberapa besar masalah yang datang dan mengabaikan seberapa kemampuan kita untuk maju dan menyelesaikan masalah, karena masalah pada dasarnya juga selalu beradaptasi dengan siapa diri kita hari ini, setiap level kehidupan selalu ada masalahnya, Jadi masalah itu biasa saja, dan sering ditemui, lalu kenapa harus diresahkan.

Resahkanlah diri kita sendiri yang kadang membuang waktu untuk mengembangkan potensi-potensi terbaik dalam diri, dan memulai sebuah langkah, yang membawa kita pada suatu tujuan. Terus Bergerak, dan membuat perubahan. Tak ada istilah bisa atau tak bisa, yang ada hanya “MAU” atau “TAK MAU”

7 thoughts on “Memulai Sebuah Perubahan (Hidup)

  1. Sebaliknya, saya justru mau coba peruntungan dan cari ketenangan hidup di Bali, tapi seperti kebanyakan, terlalu banyak pertimbangan jadi tertunda terus😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s